Jakarta, 9 April 2020
Setelah lama tidak muncul di blog ini, akhirnya kembali
menulis. Hari ini saya akan sedikit bercerita dan berbagi rangkuman tentang
perasaan dan perjalanan hidup saya. So, let’s start!
Terkadang kita merasa seorang yang paling
Sedih, sulit, miskin bahkan hancur
Sering kali kita lupa menengok ke bawah
Hingga lupa akan siapa diri ini
Lupa akan kenikmatan yang telah dimiliki
Lupa akan segala hal yang telah diberkati
Serta lupa akan segala kebahagiaan yang telah di beri
Begitulah manusia tak pernah puas akan segala hal duniawi
Waktu akan terus berlalu tak mengenal kesedihan atau kebahagiaan
Ntah kita sukai atau tidak
Maka tiada salahnya mengabiskan waktu dengan sepenuh hati
Selalu ingat bahwa akan ada pelangi setelah hujan,
Akan ada kebahagian setelah kesulitan
Yakinlah bila sesuatu yang tidak ditakdirkan
Ialah ketetapan tuhan yang paling baik untukmu.
Saya lahir sebagai anak bungsu dari 2 bersaudara, kakak saya
seorang lelaki. Saat saya masih kecil ketika itu saya bersekolah di TK Al- Mujadihin.
Sejak kecil mamah saya adalah sosok yang sangat protektif kepada anaknya.
Jujur, saya tidak terlalu banyak menghabiskan waktu di luar. Times goes by, tak
terasa saya telah berkembang yang awalnya balita menjadi anak yang sudah
selayaknya duduk di bangku Sekolah Dasar. SDN Batu Ampar 12, adalah sekolah
saya pada saat itu alasannya karena terletak dekat dari rumah. Saat SD,
perasaan saya sangat bahagia terlebih lagi saya terpilih menjadi mayoret hingga
tampil di berbagai ajang, saya juga selayaknya anak kecil biasa yan selalu menghabiskan
waktu untuk bermain, mengikuti banyak les dan juga ekstrakulikuler di sekolah.
Namun, tidak disangka badai datang justru di saat saya masih kecil. Pada saya
duduk di kelas 4 SD kedua orang tua saya
resmi bercerai, itu ialah salah satu moment tersedih juga haru yang terjadi.
Mungkin, karena saat itu saya masih kecil jadi sejujurnya tidak terlalu
mengerti dan terpukul akan hal itu semakin dewasa barulah saya mengerti dan paham betul akan kejadian itu. Dulu, ada
program ajang menyanyi anak “ Idola Cilik” saya sangat suka nonton hingga ikut
datang menyaksikan secara Live dengan ayah saya. Ini adalah momen yang tak
terlupakan juga bahagia.
Saat masuk SMP, sejujurnya itu bukan pilihan utama saya. SMP
N 126 Jakarta. Awalnya, saya selalu menyesali hal itu karena tidak mendapatkan
hasil yang terlalu baik saat ujian nasional SD. Tapi, saya sangat bersyukur
bisa bersekolah di sekolah yang sangat sederhana ini, saya juga cukup aktif di
sekolah dengan bergabung pada OSIS selama 2 periode juga di Team Basket
sekolah. Saya punya banyak teman dekat yang hingga saat ini tetap menjadi
sahabat terdekat saya. Salah satu moment bahagia yang terjadi ialah menjuarai
beberapa pertanding basket juga saya ingat betul sekolah kami salah satu yang
terbaik dalam bebagai lomba olahraga. Kami sering sekali ngutang di mie ayam
pak de depan sekolah ahaha hingga lulus pun saya yang menjabat sebagai
bendahara kelas harus malu bila bertemu toko foto copy dekat sekolah yang
sering sekali kami hutangi. Saya juga sangat jatuh cinta dengan Bahasa Inggris
ketika saya SMP, beberapa kali mengikuti lomba mewakili sekolah dan ingat betul
guru bahasa inggris saat itu sangat dekat dengan saya. Sampai akhirnya saya
jatuh cinta dan memilih jurusan ini.
![]() |
| Foto ini di ambil saat hari PGRI di SMP |
Saya lulus SMP dengan hasil yang cukup memuaskan untuk diri
saya dan berhasil bersekolah di SMA Negeri 51 Jakarta, dengan jurusan IPA. Iya
IPA. Karena itu adalah kemauan dan keinginan mamah saya padahal saya tidak
terlalu tertarik. Kata orang masa paling indah ialah SMA, saya juga setuju akan
perkataan ini. Saat SMA, waktu dimana kita mulai beranjak lebih dewasa dan
memiliki pola piker lebih luas. Saya tetap memilih dan melanjutkan ekstrakulikuler
basket . Sekolah saya sangat dikenal dengan Pensi nya, setiap tahunnya kami
mengadakan Pensi dengan mengundang artis serta penyanyi terkenal. Pada saat
itu, saya bekerja sebagai HUMAS dan mendapat kesempatakan untuk menjadi LO
artis yaitu Sheryl Sheinafia. What a privillage! Dengan betemakan “ INPARTS 7th
MAGIC” kami mengundang Sheryl Sheinafia, Endah n Rhesa, Ops band miliki Okin
suami Rachel vennya, dan beberapa artis lain. Saya sangat senang dan bahagia
ini adalah salah satu momen yang sangat membahagiakan. Disini saya benar-benar
belajar banyak hal mengenai penyelenggaraan acara yan g besar ini saya mengerti
arti dari team work, trust, kerjasama, dan juga perjuangan. Hingga saat duduk
kelas 12 saya berusaha focus untuk di terima pada PTN, tapi anehnya justru di
momen ini saya merasa malas dan tidak berusaha dan belajar maksimal. Ada
kejadian aneh dan lucu saat penerimaan jalur undangan saya memilih salah satu
Universitas Islam yang sebelumnya tidak sama sekali terlintas dalam pikiran
saya lalu saya berpikir ini lah jalan Allah untuk saya berhijab. AHAHA namun, ternyata ini bukan tempat dan rejeki
saya. Saya di tolak dan lebih berjuang di SBMPTN. Saya sangat ingin masuk UI
dan UNS serta jurusan yang sebenarnya bukan gue banget gitu tapi anehnya juga
saya memilih K3 dan Agrobisnis. Sedihnya lagi, ternyata saya kembali di tolak
dan gagal. Sedih bukan main, saya merasa ini salah satu momen terpuruk yang
saya alami, saya merasa gagal dan mengecewakan kedua orang tua terlebih ayah
saya yang rela izin kantor demi mengantar saya ujian di ciputat, tanggerang
yang jaraknya sangat jauh dari rumah saya di Jakarta Timur. Pada saat itu saya
tak henti terus menangis dan menyesali akan hal ini. Karena kebaikan kedua
orang tua saya, saya kembali bangkit dan mecoba jalur mandiri. Sayangnya juga
Allah tidak menempatkan saya di Universitas yang saya inginkan. Hingga
akhirnya, saya memilih Gunadarma sebagai opsi terakhir dan yakin dengan jurusan
Sastra Inggris.
![]() |
| Saat menjadi LO dengan Sheryl Sheinafia di INPARTS 7th MAGIC |
Saya sangat bersyukur akan segala ups and downs yang terjadi
dalam hidup saya. Saya juga sangat bersyukur bisa berada di jurusan yang sangat
saya sukai sejak awal, tak terbayang apabila saya di terima dijurusan yang lain
itu. Akhir semester 1 saya memutuskan untuk berhijab ini adalah momen yang tdak
disangka akan saya pilih secepat itu. Saya menikmati waktu saya berkuliah dan
menjalaninya dengan sungguh-sungguh. Saya juga bergabung dengan BEM Fakultas
sudah dua periode berlangsung. Beruntungnya pada periode ini saya mendapat
tanggung jawab yang besar menjadi Ketua Department Komunikasi dan Informasi.
Kemudian, saya juga memiliki teman yang sangat menghibur, baik, dan sepemikiran
dengan saya. Semakin dewasa, saya semakin merasa memiliki sedikit teman yang
saya memiliki. Walaupun sedikit tapi berkualitas yang artinya sangat dekat dan
saling memahami.
![]() |
| Univesity's Sweetheart |
Saya rasa sudah cukup, mohon maaf bila saya tak pandai dan
lihai merangkai kata tapi setidaknya telah berusaha. Terima Kasih telah membaca
semoga kita semakin dekat karena sudah lebih mengenal. Sampai jumpa pada
tulisan lain lagi! Have a good day!



Comments
Post a Comment